Popular Post

Archive for January 2013

Tips-Tips Belajar Efektif Jelang Ujian

By : Unknown
JAKARTA - Menyongsong tahun yang baru, setiap orang pun memiliki resolusi. Satu yang pasti, kita berjanji untuk menjadi pribadi lebih baik di tahun yang baru. Demikian pula dalam kehidupan perkuliahan. Para mahasiswa pun berniat menyelesaikan perkuliahan dalam waktu singkat serta memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang memuaskan.  
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, kita pun harus mengevaluasi. Sudahkah efektifkah cara kita belajar? Menurut Wikihow, Senin (31/12/2012) terdapat beberapa tips cara belajar yang efektif.
 



Buat jadwal

Buatlah jadwal yang jelas untuk kegiatan sehari-hari termasuk durasi di tiap kegiatan. Mulai dari bangun tidur, belajar, istirahat, makan, hingga tidur malam.
 
Tuliskan kembali

Menulis kembali catatan Anda adalah cara belajar terbaik, terutama bagi Anda yang merupakan pembelajar kinestetik. Mind mapping adalah cara paling efektif untuk belajar. Sebab, ketika Anda kembali menulis sesuatu, Anda akan berpikir tentang apa yang Anda tuliskan dan mengapa Anda menulis itu. Dengan menulis kembali, memori Anda kembali disegarkan. Oleh karena itu, bacalah catatan perkuliahan Anda satu bulan lalu dan tuliskan kembali materi yang Anda pelajari dan akan ke luar dalam ujian Anda. Sehingga ketika hari H Anda tidak lagi bingung harus menjawab pertanyaan tersebut.
 
Temukan jam belajar yang tepat

Jangan belajar ketika Anda dalam keadaan lelah. Lebih baik belajar selama dua jam satu hari daripada mencoba menjejalkan semua materi ujian hingga jam dua dini hari. Sebab, Anda justru tidak akan mengingat banyak hal dan cenderung berhenti sebelum mempelajari materi yang dibutuhkan.
 
Jangan belajar tergesa-gesa

Menjejalkan berbagai materi perkuliahan pada malam sebelum hari ujian terbukti tidak berguna, karena informasi yang Anda dapatkan sangat banyak sehingga tidak mungkin untuk dapat menghafal sama sekali. Belajar sebelum dan pergi di atasnya beberapa kali benar-benar adalah cara terbaik untuk mempelajari materi, apalagi materi seperti sejarah dan mata pelajaran yang berhubungan dengan teori.
 
Subyek studi

Cara belajar pun dipengaruhi oleh materi perkuliahan yang kita pelajari. Untuk mata kuliah yang bersifat teori Anda mungkin cukup membaca, memahami, ataupun menghafal buku pegangan maupun catatan Anda. Namun, untuk mata kuliah yang memiliki unsur hitungan, Anda perlu mengerjakan contoh kasus sehingga dapat membantu membuka pikiran Anda jika soal serupa dikeluarkan dalam ujian.
 
Lingkungan

Lingkungan tempat Anda belajar akan mempengaruhi efektivitas belajar tersebut. Setiap orang memiliki faktor pendukung berbeda dalam mempermudah mereka memahami materi ujian. Ada yang nyaman dengan belajar sambil ditemani musik favorit adapula yang mudah menyerap materi sambil makan.
 
Namun, perlu diingat, saat memilih musik sebagai pengiring belajar, pilihlah musik yang menenangkan. Jangan pula memilih lagu-lagu kesukaan yang justru membuat kita terus bernyanyi sepanjang waktu belajar.
 
Tanpa disadari, kebersihan lingkungan sekitar kita belajar ternyata dapat mempengaruhi efektivitas belajar. Maka, bersihkan terlebih dahulu lokasi kita belajar terutama dari benda-benda yang dapat mengalihkan perhatian kita selama belajar.
 
Pencahayaan yang tepat

Belajar dalam ruangan dengan pencahayaan yang redup akan membuat mata Anda tegang sehingga mengurangi konsenterasi dalam belajar. Statistik mengatakan, sebesar 75 persen belajar dan fokus yang lebih baik jika berada di ruang cerah dengan sedikit gangguan.
 
Televisi

TV merupakan gangguan saat kita akan belajar. Maka, jauhkan diri dari TV maupun bentuk godaan hiburan lainnya yang dapat mengganggu konseterasi kita dalam belajar.
 
Istirahat sejenak

Anda tetap memerlukan relaksasi ketika belajar. Untuk itu, ambillah jeda sejenak untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran Anda. Namun, jangan terbuai istirahat terlalu lama sehingga lupa melanjutkan tujuan utama Anda.
 
Buatlah rencana

Selalu membuat rencana sebelum Anda mulai belajar. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah Anda menyelesaikan materi-materi yang lebih mudah terlebih dulu sebelum berlanjut ke materi yang lebih sulit. Dengan demikian, Anda dapat menghabiskan waktu yang berkualitas pada pelajaran sulit tanpa mengeluh.
 
Review

Ketika Anda selesai mempelajari satu halaman catatan Anda, lakukan review atas apa yang telah Anda baca sebelum melanjutkan ke halaman berikut. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pada halaman tersebut untuk melihat apakah Anda sudah ingat apa yang baru saja Anda pelajari.
 
Minta bantuan

Ketika menemukan materi perkuliahan yang sulit kita pahami, mintalah bantuan kepada mereka yang lebih paham, seperti teman, orangtua, kakak, maupun sang dosen.
 
Hari H

Saat hari ujian, baca sekilas catatan Anda untuk menyegarkan informasi yang telah tersimpan dalam memori otak Anda.


Tag : , ,

Sulit Menelan Obat? Ini Triknya!

By : Unknown


Anda punya kesulitan menelan obat, khususnya yang dalam bentuk pil atau tablet? Tenang, Anda tidak sendiri. Banyak kok, orang dewasa yang memiliki kesulitan ini. Saat dipaksakan minum dengan bantuan segelas air, obat tak juga tertelan. Malah, Anda jadi tersedak. Atau, obat tertelan tapi tersangkut di kerongkongan.

Jangan putus asa bila Anda mengalami hal seperti ini. Coba ikuti trik minum obat dari Dr David Williams, pakar natural healing dan ahli kiropraktik dari Texas Chiropractic College.


1. Seringkali obat tersangkut di jalan masuk ke kerongkongan, dan meskipun Anda sudah menambah minum berulang kali, obat tak juga tertelan masuk ke lambung. Kemungkinan hal ini disebabkan tenggorokan atau kerongkongan Anda kering. Karena itu, cobalah untuk membasahi dulu bagian tersebut dengan minum sebelum menelan obat. Mulut yang kering membuat Anda lebih sulit menelan.


2. Letakkan pil di tengah lidah, dengan panjang pil memanjang di lidah (bila obatnya berbentuk oval). Dengan cepat, hirup air untuk mendorong pil langsung ke dalam tenggorokan sambil mendongakkan kepala ke belakang. Atau, tahan air di dalam mulut sebelum Anda memasukkan pil. Menunda pil sebentar di dalam air bisa membantu menggelontornya ke dalam kerongkongan.



3. Kebalikan dari langkah di atas, coba tundukkan kepala saat akan menelannya. Kapsul yang ringan dan agak licin sebenarnya lebih mudah ditelan. Namun kapsul yang ringan juga bisa menyulitkan sebagian orang karena cenderung mengambang. Untuk memudahkannya tertelan, letakkan kapsul di mulut, sesap sedikit air sambil sedikit menundukkan kepala. Kapsul pun akan mengambang menuju tenggorokan.


4. Gunakan air minum dalam botol. Jika pangkal tenggorokan Anda tergolong sensitif, Anda bisa mengakalinya dengan minum air dari botol. Tempelkan bibir pada botol, dan minum airnya dengan cara mengisap, sehingga memicu gerakan menelan. Cara lain adalah menggunakan sedotan untuk menelan air berikut obatnya, karena sedotan juga membuat Anda harus mengisap cairan.


5. Telan obat dengan pisang atau makanan lain seperti nasi atau roti. Kunyah sampai agak lembut, lalu masukkan obat ke mulut, dan telan bersama makanan tersebut. Makanan seperti pisang berfungsi untuk mendorong obat yang tersangkut di kerongkongan. Sebab, pisang memiliki tekstur yang lunak untuk menggelontor pil sampai ke lambung. Sebenarnya sih, obat yang tersangkut hanya menyebabkan ketidaknyamanan sementara. Namun kadang-kadang enzim pencernaan bisa menyebabkan nyeri dada dan muntah.


6. Tumbuk obat lebih dulu. Anda tahu kan, obat jenis puyer? Nah, obat berbentuk tablet pun bisa dibikin seperti puyer dengan menumbuknya lebih dulu. Tuang serbuk obat di sendok, campurkan sedikit air, lalu telan. Memang rasa pahitnya jadi lebih terasa. Namun, perhatikan juga obat jenis apa yang bisa ditumbuk. Kapsul berisi cairan tentu tidak bisa diperlakukan sama. Suplemen probiotik juga tidak bisa ditumbuk, karena bisa merusak bakteri baik yang ada di dalamnya.




7. Pil yang ukurannya kecil biasanya lebih mudah ditelan. Tetapi kalau ukurannya besar-besar, tentu lebih sulit ditelan. Kalau sudah begini, tak ada cara lain kecuali memecah pil tersebut menjadi dua bagian dan menelannya satu per satu.


Bila semua cara ini sudah pernah Anda lakukan, dan Anda tetap mengalami kesulitan menelan obat, Anda bisa meminta kepada dokter yang meresepkan obat untuk memberikan obat dalam bentuk lain. Sebagian obat memiliki variasi bentuk yang berbeda, misalnya cairan, krim, semprotan, tablet kunyah, tablet yang larut dalam air, kapsul yang diselipkan di anus atau vagina, atau yang diselipkan di bawah lidah.

Tag : , ,

- Copyright © Kaos Imam - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Blogger Indonesia -